Senin, 01 Februari 2010

SEMANGAT Vs BUNUH DIRI

Pernahkah saudara menemukan ada hewan yang BUNUH DIRI?
-
Sampai sejauh ini saya belum pernah menemukannya.

Seekor sapi yang kehabisan rumput untuk dimakan..tidak akan pernah menjatuhkan dirinya ke jurang atau berbaring di rel kereta api.
Seekor harimau yang sudah tua dan tidak mampu lagi mengejar mangsa untuk dimakan, tidak akan memotong nadinya meskipun kukunya tajam.
Seekor burung yang matanya buta dan sulit mencari makanan, tidak akan menenggelamkan diri ke sungai untuk BUNUH DIRI.
TETAPI MANUSIA yang jelas-jelas Derajatnya Lebih Tinggi Dari Hewan, justru menyelesaikan masalah hidup dengan cara BUNUH DIRI.
-
Kita pasti pernah menghadapi jalan buntu dalam suatu masalah. Kita telah menetapkan tujuan-tujuan dalam kehidupan kita. Tetapi kenyataannya kita menghadapi jalan buntu untuk mencapai tujuan tersebut. Pada kondisi inilah peran SEMANGAT sangat penting bagi kita. Semangat yang kuat dapat mengusir putus asa.
-
PUTUS ASA dan SEMANGAT adalah dua hal yang saling bertentangan. Jika salah satu sudah menguasai seseorang maka yang satunya lagi tidak ada tempat. Jika "putus asa" lebih dulu menguasai manusia, maka "semangat" sudah tidak ada tempat. Demikian sebaliknya jika "semangat" masih ada, maka orang tersebut jauh dari "putus asa".
-
Anak kecil yang belajar berdiri, ketika ia jatuh berkali-kali ia pun bangkit berkali-kali pula. Semangat untuk bisa berdiri, berjalan sampai bisa berlari itulah yang membuatnya untuk bangkit lagi. Kalau dulu waktu kecil kita putus asa waktu belajar berdiri, tentu saat ini kita masih merangkak, bukan?
-
Kalau kita masih ada semangat untuk menyelesaikan masalah, tentu akan ada jalan keluarnya. Tetapi kalau sudah tidak ada lagi semangat untuk menyelesaikan masalah, meskipun kita diberi masukan dari kiri-kanan semuanya tidak akan menjadi perhatian kita.
-
Kalau kita ragu dan takut KEHABISAN SEMANGAT dalam diri kita kemana memperolehnya?
-
Semangat tidak bisa dibeli meskipun kita banyak uang, karena tidak ada jualannya. SEMANGAT adalah anugerah dari Allah. Yesus mengundang orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada Nya. Jadi kemana kita memperolehnya? jawabannya, datanglah ke Yesus dan minta diberikan semangat dalam hidup ini. . . .Amien.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar