Senin, 08 Februari 2010

Tomat Beracun

Tahukah Anda, dulu orang Amerika sangat takut terhadap buah tomat, dan menganggapnya beracun serta tidak bisa dimakan, karena tomat masih sekeluarga dengan sejenis tumbuhan beracun.
Namun tentu saja hal itu tidak berlangsung selamanya. Keadaan berubah setelah seorang dokter asal Virginia bernama Dr. Siccary di tahun 1733 berani ‘menantang maut' dengan memakan beberapa buah tomat di depan orang banyak. Masyarakat Amerika kemudian menjadi percaya bahwa tomat tidak beracun dan bahkan memiliki rasa nikmat.

Di masa kini Amerika Serikat adalah produsen dan konsumen tomat terbesar di dunia. Dan hal ini terjadi hanya karena seorang dokter yang mengetahui sebuah kebenaran dan mengambil sebuah langkah yang berani untuk mematahkan paradigma berpikir sebuah generasi.
Hal yang sama ditunjukkan oleh Yesus. Untuk memproklamirkan kepada dunia bahwa Allah adalah kasih adanya dan salah satu kerinduan hati Allah yang terbesar adalah karya keselamatan, Yesus pun menyerahkan nyawanya untuk menunjukkan hal itu. Sebuah pengorbanan yang mengubahkan dunia ini dari generasi ke generasi, mengubahkan hidup miliaran manusia di dunia ini sepanjang masa.

Jangan takut untuk mengambil sebuah langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda takkan bisa meloncati sebuah jurang dengan dua lompatan kecil.
(David Llyoid George).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar